Buku Ajar

Gandjar Sakri

Salah satu kekurangan dalam dunia pendidikan tinggi adalah minimnya buku ajar dalam bahasa Indonesia atau Inggris (sebagai bahasa kedua) yang dihasilkan sendiri oleh para ahli kita sendiri termasuk para dosen Universitas Trisakti.  Menulis buku ajar tidak hanya menguntungkan mahasiswa sebagai “pengguna”  karena mempermudah memperoleh sumber ajar, akan tetapi juga sangat bermanfaat bagi si penulis sendiri maupun dunia ilmu pada umumnya.  Bagi dosen yang menulis buku ajar, ia akan memperoleh banyak masukan-masukan, baik berupa saran atau kritik dari para sejawatnya. Dengan demikian ia dapat merevisi dan memperbaharui tulisannya 1).

Memang, menulis buku ajar tidak semudah  yang diperkirakan orang. …. Seorang guru besar yang produktif meneliti mengakui bahwa menulis buku ajar lebih sulit daripada menulis laporan penelitian.  Menulis laporan penelitian hanya membahas satu topik, sedangkan dalam menulis buku ajar,  kita harus meramu beberapa topik menjadi sebuah tulisan yang utuh. Agar terampil menulis, orang harus banyak menulis dan membaca.  Namun, keterampilan saja tidak cukup.  Untuk menulis buku ajar orang harus menguasai dengan memadai  bidang ilmu yang akan ditulisnya, memiliki pengetahuan umum, dan menguasai teknik penulisan buku ajar.  Di atas itu,  orang harus tergugah emosinya untuk menulis. Kendalanya, biasanya beban administrasi yang sering dipikulkan kepada dosen oleh perguruan tingginya sehingga menyita banyak waktu dan pikiran. Imbalan materi tidak sebanding dengan jerih payah penulisan buku ajar yang menyita banyak waktu 2).

Berikut ini,  saya sajikan tentang buku ajar yang  saya kutip dari Buku Pedoman Dosen Universitas Trisakti (th.2000),  meliputi : Buku Ajar yang baik, Langkah-langkah dalam menulis Buku Ajar dan Susunan Buku Ajar.

Buku  Ajar yang baik harus :

  1. Mengandung keterangan-keterangan yang bersifat mendasar tentang bidang ilmu tertentu.
  2. Memperkuat pemahaman tentang ilmu tertentu sebagai pegangan kuliah mahasiswa.
  3. Memberi peragaan-peragaan untuk untuk lebih menjelaskan keterangan-keterangan yang disajukan dalam kuliah.
  4. Menyediakan lahan untuk latihan-latihan.
  5. Menjadi sumbu rujukan.

Langkah-langkah dalam menulis Buku Ajar :

  1. Merumuskan sasaran belajar yang dikehendaki.
  2. Menyiapkan soal-soal yang dapat menguji  tercapainya sasaran belajar.
  3. menganalisis dengan teliti tiap pokok bahasan untuk menentukan struktur yang mendasarinya.
  4. Menyusun bahan ajaran secara berurutan dan bersistem.
  5. Mengujicobakan naskah kepada sejumlah mahasiswa terpilih yang mewakili calon pemakai.
  6. Memperbaiki naskah berdasar hasil ujicoba tersebut,  kemudian diujicobakan ulang hingga sasaran yang diinginkan tercapai.
  7. Membuat revisi berdasar hasil ujicoba.
  8. Menawarkan naskah pada penerbit.
  9. Buku Ajar diterbitkan.

Susunan Buku Ajar :

Tiga bagian penting yang biasanya ada dalam Buku Ajar.

  1. Bagian Pendahuluan. Mengandung unsur-unsur
  • Halaman pancir, yaitu halaman terdepan yang memuat judul buku.
  • Halaman judul, memuat judul lengkap, nama pengarang dan penyunting, nama penerbit serta kedudukan penerbit.
  • Teraan, menguraikan perihal penerbit, cetak ulang,  hak penerbitan atau pengarang, Nomor ISBN atau katalog dan lain-lain.
  • Daftar Gambar, acapkali dibuat untuk gambar yang khusus.
  • Pengantar, ditulis orang lain yang akan memperkenalkan pengarang atau isi buku.
  • Prakata, memuat perihal siapa pengguna buku, petunjuk menggunakan buku, sasaran yang ingin dicapai setelah  mempelajari buku, alasan atau garis besar pembagian Bab.
  • Ucapan terima kasih, merupakan kesempatan penulis menyampaikan terima kasihnya kepada pihak yang telah membantu mewujudkan tulisan tersebut. Terima kasih perlu disampaikan dengan wajar saja, jangan berlebihan. Ucapan terima kasih dapat pula dipadukan dengan Prakata.

2.  Bagian Isi.  Unsur-unsur bagian isi adalah :

  • Parwa (Part).
  • Bab (harus ada).
  • Pasal.
  • Ayat.

Tiap Bab mengandung :

  • Pendahuluan
  • Sub Bab
  • Ringkasan
  • Daftar Pustaka
  • Soal-soal latihan

3.    Bagian Penyudah. Unsur-unsur dari bagian Penyudah :

  • Lampiran. Berisi Takarir (glosary), dan Jawaban soal-soal latihan
  • Penjurus (index)
  • Daftar Pustaka

————————————

1).  Buku Pedoman Kerja Dosen Universitas Trisakti.

2). Adjat Sakri.  Pidato Promovendus pada Penganugerahan Gelar Doktor Honores Causa, Tata Bahasa Untuk menulis Buku Ajar Perguruan Tinggi. . UNJ. 22 September 2006.

——————————————————————————————–

3 comments on “Buku Ajar

  1. Ping-balik: Analisis 5 artikel tentang cara menulis teks buku pelajaran « Welcome

    • Untuk Bayu Febriawan, Dzaky Mubarok, Hari Sugiarto, tulisan Anda bagus dan sangat bermanfaat. Terima kasih atas kunjungannya dan ping-baliknya.
      Untuk Bambang, terima kasih atas komen dan kunjungannya. Semoga bermanfaat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s