Menyimak Pembuatan Film Iklan

Menyimak Pembuatan Film Iklan

Oleh: Alfonso Rahardja

(Pemerhati periklanan dan praktisi periklanan pada sebuah biro iklan besar)

Diedit untuk blog oleh: Gandjar Sakri

“Camera! Rolling! One, two, and … action!”Teriakan ini biasa terdengar saat pengambilan gambar iklan. Action dan cut belasan kali diteriakkan. Tidak jarang satu adegan harus diulang lebih dari 20 kali. Bagaimana sebenarnya liku-liku pembuatan film iklan?

Mahasiswa DKV praktek membuat film iklan

Mahasiswa DKV FSRD praktek membuat film iklan

 

Konsep

Umumnya, pengiklan memakai jasa biro iklan dalam mengelola aktivitas periklanannya. Setelah mendapat brief dari pengiklan sebagai pihak klien, biro iklan segera mempersiapkan konsep iklan. Bila perlu mereka melakukan riset pemasaran lebih dahulu untuk mengetahui  selera, aspirasi dan persepsi sasaran iklan terhadap hal-hal yang berhubungan dengan iklan yang akan diproduksi.

Konsep iklan dibuat berdasarkan suatu acuan tertentu, antara lain mencakup keterangan lengkap produk yang akan diiklankan, positioning-nya, janji  (promise) yang ditawarkan, gambaran demografis dan psikografis sasaran iklan, besarnya dana yang disediakan, media yang akan dipakai serta gaya dan nada iklan. Baca lebih lanjut