Ruang Keluarga Berkonsep Tekno-Organik ala Mahasiswa Trisakti

Posted on Updated on

Ruang Keluarga

Berkonsep Tekno-Organik

ala Mahasiswa Trisakti


 

 

 

 

 

 

 

 


Feryanto Hadi

Senayan, Wartakolive.com

Banyak hal menarik yang bisa ditemui dalam gelaran Indonesia International Interior Design Ideas & Innovations Exchange Forum (Desain ID 2012) yang berlangsung di Hall A dan Hall B, Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan. Salah satunya adalah desain ruang keluarga berkonsep tekno-organik yang dihadirkan oleh Universitas Trisaksi Jakarta.

Sesuai tema yang diusung, yakni Cosmic, Universitas Trisaksi dalam hal ini ingin memperkenalkan sebuah desain yang ramah lingkungan namun tetap bergaya masa kini. Konsep kekinian, bisa dilihat dari peletakan berbagai macam furniture serta warna putih yang mendominasi. Sementara, kesan organik bisa dilihat dari hiasan ranting-ranting pohon jambu yang dianyam sedemikian cantik, serta dari adanya beberapa material ramah lingkungan yang digunakan.

Seorang mahasiswi Universitas Trisaksi, Yovie Tandius, menjelaskan bahwa karya desain interior berkonsep tekno-organik ini digagas oleh beberapa dosen Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Trisaksi. Menurut dia, ada lima dosen yang turut berperan menciptakan konsep ruang keluarga yang ramah lingkungan ini, yakni Dra. Atridia, Susy Irma, Rosalinda Wiemar, Susilowati dan Ranu Scarvia.

“Konsep tekno-organik ini bermaksud memperkenalkan bahwa di masa kemajuan teknologi sekarang, kita tetap mengedepankan konsep ruangan yang ramah lingkungan. Jadi, ini semacam ada kombinasi antara nuansa future dengan nuansa green. Ini juga sebagai langkah untuk mendukung pencegahan terhadap global warming,” Yovie menerangkan.

Ruangan berkonsep tekno-organik ini, menurut Yovie, bisa diterapkan di beberapa ruangan dalam rumah, seperti misalnya untuk ruang santai, ruang keluarga, maupun sebagai penataan untuk teras. Ditambahkan dia, estimati biaya yang dibutuhkan untuk membuat sebuah ruangan dengan konsep tekno-organik ini, bekisar antara 7 hingga 10 juta.

“Untuk pemilihan warna sendiri, sebenarnya kembali kepada selera masing-masing saja. Begitu juga dengan pemilihan furniturenya,” tutur mahasiswi cantik ini.


Rutin Lahirkan Karya Seni dan Desain

Dijelaskan Yovie, baik mahasiswa maupun dosen Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Trisaksi hingga kini masih terus konsisten melahirkan karya-karya seni rupa maupun karya desain. Menurut dia, hal ini tak lepas dari keaktifan pihak kampus maupun inisiatif dari mahasiswa sendiri, untuk berkontribusi dalam beberapa kegiatan seni rupa dan desain, seperti misalkan dengan mengikuti pameran maupun even yang lain.

“Untuk kalangan kampus sendiri, fakultas juga secara rutin menggelar even pameran. Seperti misalnya kita ada Desarupa Expo yang diadakan setiap setahun sekali. Pada even tersebut ditampilkan karya-karya mahasiswa dan dosen. Ini mungkin yang memicu semangat para mahasiswa untuk terus berkarya,” terang dia.

“Untuk even terdekat yang akan kami ikuti adalah pameran gabungan fakultas seni rupa dan desain dari berbagai universitas. Waktunya, awal tahun depan dan diselengarakan di Solo,” imbuh Yovie.

Yovie menambahkan, khusus untuk seni rupa, lebih banyak mahasiswa yang melakukan inovasi dalam pembuatan kerajinan dari bahan rotan.

“Untuk kalangan mahasiwa banyak karya yang dihasilkan, paling banyak kerajinan kursi rotan. Tapi banyak juga kerajinan yang lain. Hal yang sama juga untuk mahasiswa desain, banyak karya yang sudah dihasilkan. Bahkan, ada beberapa karya mahasiswa yang sudah dipatenkan,” ujar dia.

Khusus untuk konsep-konsep yang dipamerkan dalam Pameran Desain Interior Indonesia (Desain ID) kali ini, baik karya dari dosen maupun mahasiswa, menurut Yovie, tidak untuk dikomersialkan.

“Kita tidak menjual konsep. Kalau ada yang tertarik untuk mengikuti konsep ini, silahkan untuk diikuti. Kita hanya memperkenalkan sebuah konsep baru yang dekat dengan lingkungan,” tutup Yovie.

FERYANTO HADI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s