Pengertian Multimedia

I

PENGERTIAN  MULTIMEDIA

(Gandjar Sakri)


Pengertian Multimedia

Banyak pengertian atau definisi yang dikemukakan para pakar tentang multimedia, mulai dari yang sifatnya umum sampai yang khusus atau kompleks (complicated). Dari pengertian yang mendasarkan pada istilah multi dan media sampai pada pengertian yang mengharuskan adanya alat navigasi di dalamnya.

Lab Multimedia (web.grunnell.edu)

Lab Multimedia (web.grunnell.edu)

Multi artinya banyak sedangkan media adalah sarana, alat atau perantara – dalam hal ini bahasa, baik bahasa lisan, tulisan, gambar, suara/bunyi maupun gerak – yang digunakan dalam proses penyampaian pesan (informasi, gagasan, himbauan dsb.). Jadi, secara harfiah, istilah multimedia berarti banyak media atau sarana yang digunakan dalam penyampaian pesan.

Beberapa pengertian yang dikemukakan para pakar dapat kita lihat di bawah ini:a.

a. Multimedia secara umum, merupakan kombinasi tiga elemen, yaitu suara, gambar dan teks   (McCormic. 1996)

b. Multimedia dalam ilmu pengetahuan mencakup beberapa aspek yang saling bersinergi antara teks, grafik, gambar statis, animasi, film dan suara (William Ditto. 2006)

c. Multimedia adalah media yang menggabungkan dua unsur atau lebih media yang terdiri dari teks, grafis, gambar, foto, audio, video dan animasi secara terintegrasi (http://ariasdimultimedia.wordpress.com/2008)

d. Multimedia is media and content that utilizes a combination of different content forms. The term canbe used as a noun (a medium with multiple content forms) or as an ajective describing a medium as having multiple content forms. The term is used in contras to media which only utilize traditional forms of printed or hand-produced material. Multimedia includes a combination of text, audio, stil images, animation, video and interactive content forms. (Wikipedia, the free encyclopedia. 2009)

e. Dalam industri elektronika, multimedia adalah kombinasi dari computer dan video (Roch. 1996)

f. Multimedia adalah penggunaan computer untuk menyajikan dan menggabungkan teks, suara, gambar, animasi dan video dengan alat bantu (tool) dan koneksi (link) sehingga pengguna dapat ber-(navigasi), berinteraksi berkarya dan berkomunikasi (Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. 2009)

g. Multimedia adalah kombinasi dari paling sedikit dua media input atau output dari data, media ini dapat audio (suara, music), animasi, video, teks grafik dan gambar (Turban dkk. 2002)

h. Multimedia merupakan alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks, grafik, animasi, audio dan gambar video (Robin dan Linda. 2001)

i. Multimedia adalah pemanfaatan computer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, gambar bergerak (video dan animasi) dengan menggabungkan link dan tool yang memungkinkan pemakai melakukan navigasi, berinteraksi, berkreasi dan berkomunikasi. Dalam definisi ini terkandung empat elemen penting multimedia:

1). Harus ada computer yang mengkoordinasikan apa yang dilihat dan didengar, yang   berinteraksi dengan kita

2). Harus ada link yang menghubungkan kita dengan informasi

3). Harus ada alat navigasi yang memandu kita, menjelajahi jaringan informasi yang saling terhubung

4). Multimedia menyediakan tempat kepada kita untuk mengumpulkan, memproses dan mengkomunikasikan informasi dan ide kita sendiri

5). Jika salahsatu komponen tidak ada, maka bukan multimedia dalam arti yang luas namanya. Misalnya, jika tidak ada computer untuk berinteraksi, maka itu namanya media campuran, bukan multimedia. Jika tidak ada link yang menghadirkan sebuah struktur dan dimensi, maka namanya rak buku, bukan multimedia. Kalau tidak ada navigasi yang memungkinkan kita memilih jalannya suatu tindakan maka itu namanya film, bukan multimedia. Demikian juga jika kita tidak mempunyai ruang untuk berkreasi dan menyumbangkan ide sendiri, maka namanya televise, bukan multimedia (Hofstetter. 2001).

Dari beberapa pengertian di atas, dapat kita lihat bahwa multimedia ada yang online (internet) dan ada yang offline (tradisional). Multimedia dapat dikatagorikan pula dalam dua kelompok,  ialah multimedia linear dan multimedia non-linear atau multimedia interaktif.

Multimedia linear adalah multimedia yang tidak dilengkapi dengan alat pengontrol/navigasi yang dapat digunakan oleh pengguna. Multimedia ini berjalan secara berurutan (in sequence) seperti TV, film dan slide-program.

Sedangkan multimedia non-linear/interaktif adalah multimedia yang dilengkapi dengan alat penontrol yang dapat dioperasikan oleh pengguna, sehingga pengguna dapat memilih apa yang dikehendakinya, seperti game computer, multimedia pembelajaran dsb.

 

Simpulan

Pengertian multimedia yang digunakan pada pembelajaran mata kuliah multimedia di Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Seni Rupa dan Desain Trisakti, adalah media yang menggabungkan tiga  atau lebih unsur media yang terdiriatas visual ( teks, grafis, gambar, foto), suara (musik,efek, narasi, dialog/monolog)  dan gerak (gerak obyek, animasi, pergantian gambar/frame), dan navigasi,  secara terintegrasi. Baik yang linear maupun yang non-linear.

Meliputi:  mata kuliah Audio Visual/Film, Film  Animasi  (ada visual, gerak dan suara, termasuk m.m. linear). Kemudian, Teknik Presentasi, web design ( ada visual, gerak dan navigasi , termasuk m.m. non linear / interaktif).

______________________________________________

Sumber: 1.M.Suyanto (2003). Multimedia, Alat untuk Meningkatkan Keunggulan Bersaing. Yogyakarta: Penerbit ANDI. 2.Wikipedia, the
free encyclopedia (2009). 3.Wikipedia Indonesia, ensiklopedia bebas
(2009). 4.http://ariasdimultimedia.wordpress.com/ 2008.

Mahasiswa Ber-Facebook IPK-nya Lebih Rendah

img020Mahasiswa pengguna situs jaringan social Facebook memiliki peringkat yang lebih rendah di kampus daripada yang tidak menggunakannya. Demikian yang saya baca di Media Indonesia terbitan Kamis tanggal 16 April 2009. Hal ini berdasarkan survey yang dilakukan Aryn Karpinski, peneliti pendidikan Ohio University.

Dalam penelitiannya, Karpinski menemukan bahwa pengguna Facebook pada mahasiswa sekitar 85%, sedangkan pengguna Facebook yang telah lulus kuliah sekitar 52%. Juga ditemukan bahwa mahasiswa pengguna memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) paling tinggi antara 3.00 – 3.50, sedangkn yang tidak menggunakan bisa lebih tinggi, yakni antara 3.50 – 4.00.

Para pengguna situs juga memiliki waktu belajar antara satu hingga lima jam per minggu, sedangkan yang tidak menggunakan Facebook memilikiwaktu belajar 11 – 15 jam per minggu. Di samping itu, mahasiswa yang bekerja lebih sedikit waktunya terbuang untuk Facebook. (Media Indonesia. */Livescience.com/X-5). GS

Arial. Lambat tapi Cermat

Arial termasuk jenis huruf sans serif, font tanpa kait, seperti Tahoma, Trebuchet MS, Verdana. Menurut ilmu perhurufan (tipografi), membaca teks font sans serif lebih lambat dibandingkan dengan membaca teks font serif. Font serif adalah huruf berkait seperti tulisan ini. Contoh lainnya Baskerville, Georgia, Times New Roman.

Akan tetapi, kecepatan membaca tidak berarti selalu menguntungkan.  Bisa jug berakibat turunnya tingkat konsentrasi, sehingga apa yang dibaca hanya sedikit yang terekam dalam otak. Menurut Kusrianto,*  membaca sans serif, mata atau perhatian pembaca, dituntut untuk berjuang 10% lebih kuat untuk menangkapnya. Untuk itu, diasumsikan bahwa informasi yang mengalir ke otak akan tinggal dan membekas lebih lama, sehingga diperoleh rekaman yang lebih baik.

Selanjutnya Kusrianto menambahkan, trik penggunaan huruf semacam ini, adalah pemaksaan yang baik, agar pembaca tanpa ia sadari akan membaca sedikit lebih lama tetapi akan lebih efektif menangkap informasi yang disampaikan.  Tulisan terkait http://simpay-gandjarsakri.blogspot.com/2009/2/arial-bagi-yang-suka-kutak-ketik-di.html/

Berangkali, ada hubungannya dengan hal di atas  mengapa skripsi / pengantar Tugas Akhir, makalah m.k. Seminar,  laporan Kerja Profesi, di FSRD Trisakti,  harus ditulis dengen font Arial (sans serif).  Agar dosen pembimbing bacanya lambat dan teliti. Gitu kaleee?

————————————

* Adi Kusrianto. Tipografi Komputer untuk Desain Grafis. Jakarta: Gramedia, 2004