Perguruan Tinggi

lRepublika Online. Didaktika  Jumat, 08 Juli 2011

Waspadai Masuknya PT Asing

Fernan Rahadi,
Yulianingsih

Peran kampus dalam negeri dikhawatirkan menjadi inferior.

JAKARTA — Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Edy Suandi Ha mid, mewanti-wanti masuknya perguruan tinggi asing dalam Rancangan Undang-Undang Perguruan Tinggi (RUU PT) yang kini tengah digodok. Ia kha watir peran perguruan tinggi dalam negeri menjadi inferior jika sampai RUU tersebut disah kan.

Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) itu mengatakan, dalam era globalisasi segalanya memang serbaterbuka. “Namun, kita ti dak boleh membuka selu as-luasnya, apalagi dalam bi dang pendidikan,” ujarnya seusai penanda tanganan memorandum of understanding (MoU) antara UII dan Perdana Consulting, Selasa (6/7). Baca lebih lanjut

Iklan

PTN vs PTS

PTN vs PTS

Univ. Trisakti, Kampus A, Grogol Jakbar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ujian Mandiri yang selama ini dilaksanakan oleh perguruan tinggi negeri (PTN) berdampak cukup besar terhadap perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia. Meskipun jumlah PTS jauh lebih banyak daripada PTN, mahasiswa baru masih sedikit sekali yang memilih masuk ke PTS. “Peminat PTN selalu bertambah setiap tahunnya, namun yang masuk ke PTS jumlahnya segitu-segitu saja,” ujar Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI), Suharyadi, kepada Republika dalam ‘Dialog Republika’, Rabu (25/5).

Semakin banyaknya masyarakat yang masuk ke PTN akan mengurangi jumlah mahasiswa baru yang masuk ke PTS. Kalau dibandingkan, kata dia, jumlah mahasiswa baru yang masuk PTS itu hanya sekitar 300 ribu. Saat ini ada hampir 3 ribu PTS. Otomatis bila ditarik garis lurus, hanya ada 300 mahasiswa baru di setiap universitas.

Permasalahan jumlah mahasiswa ini memang tidak bermasalah di universitas swasta yang sudah dikenal seperti Universitas Muhammadiyah Malang atau Bina Sarana Informatika (BSI) yang jumlah mahasiswanya setiap tahun sekitar 2.900 siswa. Hal ini akan menjadi masalah bagi perguruan tinggi swasta lain yang tidak terlalu dikenal. Baca lebih lanjut